Inkreatif - Blog Tutorial 2018

Tutorial Cara BackUp Data D Tanpa Perlu Masuk OS Windows 8, Menggunakan Bootable Windows 8.1 di Flashdisk

Assalamualaikum..
Bagi teman-teman yang pengen mem-BackUp Data D tanpa perlu masuk OS Windows saat menginstal ulang Windowsnya, beginilah caranya.. Yuk simak baik-baik tutorialnya berikut ini!!

Peralatan Yang Di butuhkan :

- Saya install ulang laptop Acer Aspire E3-111,
- memakai bootable Flashdisk dan Sudah dibuat
- Bootable Windows 8.1
- Storage External (bisa flashdisk atau Hardisk) disarankan untuk memilih hardisk yang berkapasitas melebihi data yang ingin di back up.

1. Sebelum install ulang laptop, sobat harus mengatur agar saat boot awal laptop adalah Flashdisk.

Caranya :

1.1. Masuk ke BIOS (biasanya tekan F2, atau tekan ESC, karna berbeda-beda setiap laptopnya)
1.2. Pada pilihan Boot Mode ubah menjadi “Legacy” atau pada laptop lain disabled kan UEFI nya
1.3. pada Boot priority order ubah yang pertama menjadi “USB FDD” dengan menekan tombol F5/F6. Seperti gambar dibawah :
1.4. Lalu tekan F10 dan pilih Yes

2. Jangan lupa saat laptop restart masukan Flashdisk yang sudah ada Bootable Windows 8.1 nya.

3. Ikuti langkah install ulang seperti biasa, pada window “Windows Setup” yang pertama klik Next – lalu klik “Install Now” – Sampai pada pilihan membuat ulang partisi hardisk – Delete partisi lama yang isi OS hingga menjadi Drive 0 Unallocatted.

Eiitsss tunggu dulu sob, apakah saat ingin membuat partisi baru di Drive yang Unallocated, ternyata terdapat tulisan seperti gambar dibawah ?

Atau seperti gambar di bawah sob ?

            Padahal UEFI nya sudah di disabled ? tapi pada gambar diatas, tak ada tulisan UEFI nya kan sob ? yang ada Tulisan GPT. Aneh ? ya, menurut saya tentu saja aneh, karna biasanya saya install ulang laptop ketika UEFI nya sudah di disabled, masalah akan beres. Tapi ini kenapa lagi ? ga bisa buat partisi C baru ?

            Seperti yang sudah saya curhatkan sebelumnya ini karna masalah tipe partisi Hardisk yang GPT, dan untuk cara mengatasinya, kedua Drive nya harus di hapus/delete dan tentunya Drive D nya juga. Tapi tenang saja, sebelum sampai tahap delete partisi D nya, selamatkan dulu sob data D nya. ^^

4. Oke jangan risau jangan galau sob, silahkan cancel semua aktifitas dari install ulang, tapi pastikan flashdisk tetap tertancap dan sudah mencolokkan External Storage di laptop.

5. Dengan sendirinya laptop akan restart otomatis, hingga menampilkan tampilan “Windows Setup”, klik saja “Next

3. eiitss tunggu, setelah pada tampialn “Windows Setup” yang ke-2, klik “Repair Your Computer”.

4. Lalu klik Toubleshoot  - klik Advanced Options – klik System Image Recovery – klik Next

5. Loh ko ada tampilan yang mengingatkan bahwa dalam windows tidak ada recovery systemnya ? seperti gambar dibawah ? tenang sob tidak usah khawatir, jika keluar tampilan seperti itu, klik “Cancel” saja.

6. Lalu klik “Advanced

7. Lalu klik “Instal a Driver (Locate and install a driver…..)

8. Lalu jika ada tampilan dialog “Add Drivers”, klik saja OK

9. Baru deh sudah terlihat Drive/hardisk yang tersedia pada laptop sobat, yang nantinya akan di backup.

10. lihat pada gambar dibawah, dikarnakan Data-datanya ada di Drive F, maka saya akan membackup data dari Drive F laptop ke Hardisk External yang telah terpasang (yaitu Drive H).

11. Silahkan sobat buka Drive yang ingin di Backup datanya – klik Kanan pada data yang ingin di BackUp – klik Copy (Cara ini tidak bisa menggunakan CTRL + a, / di blok semua datanya, hanya bisa SATU-SATU)

12. Setelah itu klik kanan - “Paste” pada External Storage yang terpasang, dikarnakan saya memakai hardisk external saya Pastekan disitu. Setelah berhasil di Copy paste (pastikan kursor pointer tidak berbentuk loading)



Note : Jika saat Copy Paste kursor pointer seperti loading (sama seperti not responding) biarkan saja, itu adalah proses dari Copy paste data sobat, semakin besar data yang di Copy, semakin lama pula kursor pointer tersebut “seperti not responding”, jadi tunggu saja.

13. Ulangi Langkah-langkah diatas satu persatu hingga semua data sobat dipindahkan pada External Storage.

TIPS untuk memudahkan  langsung mengcopy hanya dalam sekali dan tidak bolak-balik, caranya adalah :

1. Buat Folder terlebih dahulu dalam Hardisk Internal sobat (Drive F)
2. tidak usah dinamakan juga tidak apa-apa
3. klik kananRefresh” untuk melihat folder yang telah di buat
4. lalu Drag and Drop satu persatu file ke folder tadi yang telah di buat
5. Copy folder yang tadi telah dibuat dan pastikan file nya sudah berpindah ke folder baru tadi
6. Paste-kan Folder tadi ke External Storage tujuan.

14. Jika sudah silahkan silahkan “Close” kotak dialog yang menampilkan isi dari Hardisk dan External Storage tadi – lalu akan sampai pada tampilan “Choose an option”, pilih “Turn off your PC” maka otomatis laptop sobat akan Shut Down dengan sendirinya.

Cara ini atau tutorial ini juga sama atau bisa di lakukan di window 10 dengan cara seperti di atas.
            Mungkin hanya itu dulu Berbagi Pengetahuan tentang Cara BackUp Data D Tanpa Perlu Masuk OS Windows 8, Windows Tak Ada ataupun Windows Telah Rusak. Mohon maaf apabila ada kata yang salah dan kurang berkenan, terima kasih.. ^^


Wassalamu’alaikum


Tag : Tutorial, Windows
0 Komentar untuk "Tutorial Cara BackUp Data D Tanpa Perlu Masuk OS Windows 8, Menggunakan Bootable Windows 8.1 di Flashdisk "

Back To Top